WBSY 2023, IATTA Sumbar Rancang 11 Event Spektakuler

SEPUTARSUMBAR, Padang — Sumatera Barat (Sumbar) provinsi yang potensi wisatanya luar biasa melimpah. Keelokan negeri dan kekahsan kuliner menjadi magnet hebat hadirnya wisata manca negara dan nasional ke ranah minang.

2023 menjadi tahun Visit Beauty West Sumbar Year (VBWSY). Ketua DPD Adventure Travel and Trade Assosiasion (IATTA) Sumbar M Zuhrizul mengatakan pihaknya tengah merancang 11 event spektakuler.

“Pengibaran sang Merah Putih di tapal batas paling Selatan Sumbar dan mengembalikan nama pulau ke sebutan awal Beriloga Sabeu Senin 21 Februari 2021, itu menjadi rangkaian pemanasan menuju VBWSY 2023,” ujsr M Zuhrizul, Rabu 23 Februari 2022.

Zuhrizul si pemilik Lawang Park ini mengungkapkan IATTA Sumbar sejak awl 2022.begitu covid-19 melandai habis, telah menyiapkan dan menggali destinasi serta potensi wisata termasuk SDM dan Gerakan Sumbar Bersih.

“Sehingga 2023 bisa terealisasi menjadi momen puncak tahun kunjungan wisata Sumbar,” ujar Merek Rimau nama top teranyar dari M Zuhrizul.

DPD IATTA berani mengatakan 11 event pariwisata spektakuler disiapkan menuju VWBSY 2023.

Apa itu?,inilah 11 event dari DPD IATTA Sumbar (asumsi covid-19 punah) :

1. International Fun Fly Maninjau

2. Minang Geopark Cycling, menelusuri patahan sumatera dengan 5 danau

3. Minang Geopark Run

4 Ekspedisi Jetsky (Padang – Siberut – Sikakap (termasuk susur taman mangrove Mentawai dengan jetsky ).

5. West Sumatera Seven Summit (pendakian 7 gunung di sumbar )

6. HICFES ( Harau International Climbing Festival)

7. International Rafting Festifal Silokek

8. West Sumatera Fun Diving Festival

9. Sumbar RUN_CAK (Lari Marathon Ultra Asia series)

10. Series Kejuaraan Dunia Surfing.

11. Caving Explore Sumbar

Metek Rimau terjadi revolusi mindset terhadap kunjungan wisata ke Sumbar.

“Berubah mindset event pariwisata di Sumbar tidak lagi bangga dengan target turis lokal, tapi harus menargetkan kunjungan turis mancanegara,” ujar Metek Rimau.

Senada itu, pegiat wisata senior Sumbar Yulnofrins Napilus mengungkapkan, sejak belasan tahun lalu sudah sering disampaikan tentang target destinasi hanya ramai oleh orang lokal saja.

“Bikin waterboom, itu hanya orang lokal yang akan datang, namun incomenya tidak sepadan, jadi kalau bisa wisatawan mancanegara antusias datang ke Sumbar dan Mentawai, baru keren Sumbar,” ujarnya. (mn/adt)