Tim Verfak KI Sumbar dan Bawaslu Padang Pariaman Adu Argumen

SEPUTARSUMBAR, Padang Pariaman — Tim verfak Komisi Informasi Sumbar menyambangi Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman. Saat memverifikasi faktual Bawaslu tersebut terjadi adu argumen antara KI Sumbar dengan Bawaslu Padang Pariaman.

“Kok biasa nilai isian quisioner Bawaslu Padang Pariaman jauh jaraknya dari isian quisioner Bawaslu Sumbar, complang sekali,” ujar Adrian.

Zainal Abidin dan Rudi Herman, dua komisioner Bawaslu Padang Pariaman mendebat Toaik biasa Adrian disapa berbagai kalangan di Sumbar.

“Ini soal saat pengisian quisioner dan me-link website, website kami sedang kena serangan hacker,” ujar Rudi diyeskan Zainal Abidin.

Tapi fakta verifikasi faktual oleh verifikator KI Sumbar Reza dan Tiwi terungkap terjadinya ketaksesuaian antara diminta dengan yang diinput.

“Kalau kondisinya ada mis input yang tidak berkesesuaian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi PPID Bawaslu Padang Pariaman,”ujar Zainal Abidin TK Sinaro SH.

Nagari III Koto Aur Malintang Kembali On The Track

Sedangkan Verfak Tim. Monev di Nagari III Koto Aur Malintang, Wali Nagari Azwar Mardin mengakui kalau konsisten dalam Monev KI belum total.

“Tiga kali dengan ini kami ikut, pertama masuk, kedua gagal masuk lima besar, tahun ini kembali masuk, sebenarnya ini soal ketaktelitian tim. dalam. mengisi kuisioner sehingga kami kurnag konsisten, tapi soal komitmen dan kolaborasi dan kordinasi serta komunikasi kami tegas sangat terbuka. informasi publik, tahun ini kami masik. lagi, dan Insya Allah Nagari Informatif,”ujar Azwar Mardin. (adr)