Relawan PKS Bersama Warga Bersihkan Puing Masjid Raya Kajai

SEPUTARSUMBAR, Pasaman Barat — Masjid rubuh karena gempa buni 6,1 skala richter Jumat pagi 25 Februari lalu, relawan PKS tidak membiarkannya menjadi monumen dahsyatnya gempa Pasamab Barat.

“Masjid sebagai rumah ibadah harus diirikan kembali, jangan biarkan menjadi monumen keganasan gempa Pasbar, itu intruksi dari Ketua DPW PKS Buya Mahyeldi,”ujar fungsionaris PKS Sumbar Ust Mulyadi Muslim, Kamis 3 Maret 2022.

Kamis pagi ini pun puluhan relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat bersatu padu membereskan puing Mesjid Raya Kajai yang hancur akibat Gempa Bumi 25 Februari 2022 lalu.

DPW PKS Sumatera Barat mendatangkan 1 unit eskavator untuk memudahkan clearing puing-puing Mesjid Raya Kajai Kecamatan Talamau Pasaman Barat.

Sekretaris DPW PKS Sumatera Barat Rahmat Saleh mengungkapkan bahwa, pengerjaan clearing puing Mesjid terbesar di Nagari Kajai ini, berkat kolaborasi semua elemen masyarakat.

“Ada seeorang pengusaha di
Pasaman meminjamkan alat beratnya, kemudian kader PKS membantu dalam merapikan puing dan membayar semua operasional mesin eskavator selama pembersihan. Semua berjalan atas kolaborasi masyarakat, kader PKS dan iuran anggota DPRD PKS se Sumatera Barat dalam aksi PKS peduli gempa Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat.”
ujar Rahmat Saleh di sela sela pembersihan Mesjid Raya Kajai pada Kamis siang ini.

Pembersihan diprediksi berlangsung sampai 5 hari ke depan, dan aksi relawan PKS selanjutnya yakni membantu warga dalam clearing rumah yang hancur.

Selain puluhan relawan PKS laki-laki berseragam orange, juga terlihat puluhan relawan PKS perempuan yang sibuk lalu lalang di dapur umum PKS yang menyiapkan makanan untul para relawan yang bukan hanya berasal dari kader PKS.(pkssb)