Ramadhan Leadership Camp ICMI Resmi Digelar, Prof Arif Satria : Cendikiawan Bukan Hanya Profesor

SEPUTARSUMBAR, Padang — Para cendikiawan muslim dari berbagai element berkumpul hari ini dalam rangka menggelar Ramadhan Leadership Camp (RLC) yang merupakan rangkaian Muswil VI Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumbar, di UNP Hotel & Convention, Air tawar Padang, Jumat (14/4).

Ketua pelaksana Uyung Gatot menyebutkan RLC adalah bagian dari muswil VI yang akan dilaksanakan nanti di Universitas Baiturahmah Sabtu (15/4) besok.

“Acara ini akan kita rangkai dengan diskusi mengenai pelatihan kepemimpinan dengan 6 Pakar yang terbagi dalam dua sesi yakni, Prof. Arif Satria (Ketua ICMI Indonesia), Buya Sofyan Karim (Tokoh Muhamadyah), Prof Ganefri (Rektor UNP), Prof. Musliar Kasim (Rektor Univ. Baiturahamah), Dr. Insannul Kamil (Ketua Panitia Muswil VI ICMI) dan Asnawi Bahar (pakar travel and tourism) dengan moderator di shift pertama Dr Ulfatmi dan shift ke-2, Dr Fatmariza.

Acara dibuka oleh ketua ICMI sumbar Prof Musliar Kasim. Ia menyebutkan semua elemen diundang dalam acara ini agar ICMI Sumbar bisa menarik spirit kepemimpinan yang dimiliki kaum muda cendikiawan muslim di Sumatera Barat.

“Sumbar dikenal dengan ulama dan cendikiawannya yang juga tempat lahirnya tokoh tokoh kemedekaan, oleh karena itu kita mendorong generasi muda menjadi pemimpin bangsa kedepannya. Kita upgrade Sumbar untuk tantangan yang luar biasa dengan melatih kepemimpinan .untuk menciptakan tokoh nasional. karena tokoh pemimpin itu tidak dilahirkan namun dilatih.” Ucap Prof Musliar Kasim.

Menurut Prof Musliar Kasim, RLC ICMI ini merupakan ide ketua Prof. Arif Satria dan ICMI adalah akses cendikiawan di sumbar untuk ikut terlibat dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara.

“Ini menjadi bagian rutinitas setiap Ramadhan ICMI Pusat dan Orwil ICMI di seluruh Indonesia. Sesuai nama kegiatannya jelas Ramadhan Leadership Champ (RLC) adalah ajang motivasi dan sharing melahirkan kepemimpinan. Calon pemimpin berkumpul di RLC ini” Jelas Rektor Baiturahmah.

Ketum ICMI Indonesia , Prof Arif Satria dalam diskusi nya menceritakan perjuangan cendikiawan nasional yang sangat menginspirasi seperti Kasim Arifin dan Bj. Habibie yang punya peran merubah kemajuan bangsa melalui ilmu nya dalam menciptakan sebuah inovasi teknologi luar biasa .

Jadi cendikiawan itu bukan hanya profesor disinilah moment ICMI mengambil empat peran untuk perubahan memajukan bangsa indonesia baik dikancah nasional maupin internasional.

“Ada empat peran strategis ICMI yakni Sumber Inspirasi bangsa, Rumah besar umat Islam, mengawal kehidupan berbangsa dan menjadi pelopor agenda aksi dalam kepemimpinan” Ucap Prof. Arif Satria.

Sementara itu Prof. Ganefri , Rektor UNP sharing mengenai kepemimpinannya dengan tema “transformasi kepemimpinan digital peluang dan tantangan untuk cendikiawan Muslim Indonesia”.

“Jangan pernah jadi follower tapi jadilah leader yang harus melakukan inovasi dan perubahan teknologi digital untuk mengembangkan kemajuan pembangunan daerah kita khususnya Sumatera Barat” Tutur Prof. Ganefri.

Ketua Pelaksana Muswil ICMI Sumbar Insannul Kamil menyebutkan organisasi ICMI ini diisi oleh tiga elemen yakni akademisi, organisasi masyarakat dan sektor swasta maupun bisnis.(monsis)

Komentar