Peduli Pembangunan Segala Bidang di Nagari Situjuh Batua, Nevi Zuairina Dapat Penghargaan

SEPUTARSUMBAR, 50 Kota — Anggota DPR RI asal Sumatera Barat II, Hj. Nevi Zuairina karena kepedulian nya dengan pembangunan di segala bidang di Nagari Situjuh Batua Kecamatan Situjuah Lima Nagari Kabupaten 50 Kota mendapat penghargaan dari masyarakat di sana. Penghargaan ini diberikan pada momentum upacara bendera atau upacara militer pada peringatan peristiwa Situjuah yang ke 74.

“Berdasar informasi dari pemerintahan Nagari Situjuh Batua, saya mendapat penghargaan atas kepedulian terhadap PDRI,” jelas Nevi.

Anggota DPR yang kini duduk di Komisi VI ini menyampaikan, sejarah perjuangan Pemerintahan Darurat republik Indonesia (PDRI), merupakan penyelenggara pemerintahan Republik Indonesia ketika Yogyakarta sebagai ibukota Indonesia jatuh ke tangan Belanda pada Agresi Militer ke II Belanda pada tanggal 19 Desember 1948.

Politisi PKS ini menambahkan, bahwa masyarakat Sumbar sudah selayaknya konsisten dan peduli dengan Nilai-Nilai semangat PDRI. Karena kepedulian ini akan membawa dorongan setiap individu yang merupakan bagian dari bangsa ini untuk senantiasa memiliki korsa jiwa Bela Negara.

“Peristiwa situjuh batua menunjukkan bahwa pemerintahan Indonesia masih eksis di mata dunia. Dan jiwa-jiwa patriot bangsa telah berkobar dalam salah satu mata rantai perjuangan PDRI terjadi suatu peristiwa pada tanggal 15 Januari 1949, yang menggugurkan banyak sekali para pahlawan,” ungkap Nevi.

Legislator PKS ini mengucapkan banyak terima kasih pada seluruh pihak yang telah memberikan penghargaan untuknya, atas kepercayaan dan pengakuan pada kiprah yang dilakukan selama ini. Rasa haru dan bangga atas eratnya kekeluargaan masyarakat sumbar menjadikan penambah semangat pada karya-karya berikutnya.

“Mohon do’a agar kami dapat terus beremanfaat bagi masyarakat. Terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Semoga di hari-hari yang akan datan, kita semua dapat memberi yang terbaik untuk bangsa Indonesia pada umumnya, dan untuk masyarakat Sumatera Barat pada khususnya,” tutup Nevi Zuairina. (Adv)

Komentar