Pasien Covid19 Meningkat, Gubernur Sumbar Perpanjang PSBB

Padang,- Gubernur Provinsi Sumatera Barat Irwan Prayitno resmi mengumumkan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran Covid19.

”PSBB saya putuskan diperpanjang, setelah mendapat masukan dari berbagai kepala daerah kota dan kabupaten serta stakeholder di Sumbar mulai 6 sampai 19 Mei 2020 saat video conference (vidcon),” ujar Irwan Prayitno.

Sementara itu ditambahkan Irwan, untuk kabupaten/kota yang penyebaran virus Coronanua  negatif berdasarkan hasil SWAB atau zona hijau bisa diberikan kelonggaran penerapan PSBB seperti lima daerah yang masih zona hijau, yaitu Kabupaten Solok Selatan, Limapuluh Kota, Sijunjung, Kota Solok dan Sawahlunto.

“Bagi daerah yang masih zona merah atau ada pasien positif Covid-19 harus ada ketegasan, dengan tidak memperbolehkan kendaraan luar masuk ke Sumbar, kecuali kendaraan sembako dan alat kesehatan” kata IP sapaan akrabnya, Selasa 5/5/2020.

Irwan Prayitno mengatakan, Faktanya dari 221 yang positif di Sumbar berasal dari luar yaitu para pemudik yang masuk ke Sumbar. Awalnya ada 38-40 orang yang positif masuk dari daerah pandemi Covid-19 terus menyebar ke yang lain.

“Untuk itu perlu ketegasan petugas diperbatasan untuk melarang semua kendaraan penumpang yang masuk ke Sumbar,” kata Irwan Prayitno.

Kemudian untuk local wisdom atau kearifan lokal, diberikan peluang kepada bupati dan wali kota melaksanakannya sesuai dengan protap covid-19.

Irwan Prayitno beralasan PSBB diperpanjang karena keadaan darurat nasional Covid-19 akan aktif hingga 19 Mei 2020. Sebagai antisipasi peningkatan orang masuk dan keluar Sumbar pada masa lebaran.

“Pada kesempatan ini saya berterimakasih kepada Pak Kapolda Sumbar dan jajarannya yang melakukan aksi perlawanan terhadap Covid-19 dengan melarang para pemudik masuk ke wilayah Sumatera Barat,”ujar Irwan Prayitno. (Romelt)