Networking Jaminan Sukses Usaha Muhammadiyah dan Percepatan Tol Sumbar

SEPUTARSUMBAR, Padang – Ormas Muhammadiyah terus melakukan konsolidasi organisasi di Sumbar.

Road to Konsolidasi Muhammadiyah langsung dilakukan Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas dengan Dewan Pakar UMKM Muhammadiyah Pusat Irman Gusman, sejak Jumat.

Irman Gusman di Pesantren Kauman Padang Panjang lebih menekankan kepada kemampuan Muhammadiyah ke depan untuk perkuat networking untuk mengembangkan usaha warga Muhammadiyah.

“Muhammadiyah itu Ormas (organisasi masyarakat) terbesar dan memiliki asset terbesar pula, ini jika dikelola dan diberdayakan maka angka pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tinggi,”ujar Irman Gusman yang juga calon DPD RI Pada PSU 13 Juli 2024 direkomendasikan Muhammadiyah untuk dimenangkan oleh warga Muhammadiyah se Sumbar, Senin 8/7-2024.

Irman Gusman juga yakin membangun networking maka jalan tol Sumbar tidak akan mandeg dan lelet penyelesaiannya.

“Jalan tol.itu adalah keniscayaan bagi kencangnya pertumbuhan ekonomi di Sumbar kita ini,”ujar Irman Gusman didampingi Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Yosmeri.

Yosmeri kepada wartawan mengatakan Irman Gusman adalah kader tulen Muhammadiyah, sehingga itu semua tingkat kepengurusan merekomendasikan kepada anggota Muhammadiyah, Aisyah dan pemuda Muhammadiyah serta organisasi otonomi Muhammadiyah untuk menangkan Irman Gusman di PSU DPD RI 13 Juli 2024.

“Pak Irman Gusman ini DNA nya itu adalah Muhamadiyah jadi wajar saja muhamadiyah pilih Muhammadiyah pada PSU DPD RI Sabtu depan,”ujar Yosmeri.

Buya Anwar Abbas pada konsolidasi Pengurus Daerah Muhammadiyah se Sumbar menegaskan penguatan ekonomi kelembagaan adalah tuntutan zaman ke depan.

“Ormas Muhammadiyah itu organisasi dengan asset melimpah, konsolidasi ekonomi Muhammadiyah sebuah keharusan, tidak mungkin asset bentuk rupiah disimpan di bank kalau tak ada umpan baliknya ke Muhammadiyah,”ujar Anwar Abbas.

Anwar juga mengakui adanya Irman Gusman seorang tokoh Sumbar dan Muhammadiyah tentu akan memperkuat lobi penguatan ekonomi masyarakat muhamadiyah di Sumbar ini khususnya dan Indonesia umumnya (adr)

Komentar