KPU Hanya Diskualifikasi Parpol di Tingkat Kabupaten dan Kota, Karena Tidak Serahkan LADK

SEPUTARSUMBAR, Padang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bantah informasi terkait diskualifikasi 8 partai politik gagal jadi peserta Pemilu di Sumatera Barat seperti yang ungggah akun tiktok @Tribun_Padang.

“Terkait beredarnya 8 Partai Politik gagal jadi peserta Pemilu di Sumbar seperti di unggah akun Tiktok @Tribun_ Padang kami nyatakan ini missinformasi dan tidak benar” ujar Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Ory Sativa Syakban pada Kamis (8/2/2024).

Dijelaskan Ory, Bahwa untuk pencalonan anggota DPR RI dan DPRD Provinsi Sumbar dari 18 Parpol nasional, tidak ada satupun parpol yang didiskualifikasi ditingkat provinsi maupun nasional.

“Yang didiskualifikasi adalah partai politik tingkat kabupaten dan kota untuk pencalonan anggota DPRD Kabupaten Kota,” ujarnya.

Sesuai ketentuan Pasal 334 ayat 2 UU Pemilu, Parpol peserta pemilu anggota DPR, DPRD Provinsi kab enyampaikan LADK 14 hari sebelum hari pertama kampanye dalam bentuk rapat umum.

Dilanjutkan Ory, Diskualifikasi terhadap parpol di tingkat kab/kota tersebut sebagai Konsekwensi bagi Parpol yang tidak menyampaikan LADK hingga pukul 23.59 tanggak 7 Januari 2024 lalu.

Berikut rincian Kabupaten dan kota yang parpol peserta pemilu untuk calon anggota DPRD yang terkena diskualifikasi yakni :

1. Partai Buruh ada 4 di Kabupaten
Pesisir Selatan, Solok, Dharmasraya
dan Kota Sawahlunto untuk Partai
Buruh.
2. Partai Gelora ada 3 di Kabupaten
Pasaman, Kota Sawahlunto dan Kota
Pariaman.
3. Partai Kebangkitan Nusantara 14 di
Kabupaten Pesisir Selatan, Solok,
Padang Pariaman, Agam, 50kota,
Pasaman, Mentawai, Dharmasraya, Solok
Selatan, Pasaman Barat, Kota Padang,
Padangpanjang, Sawalunto, Bukitinggi
4. Partai Hanura ada 1 di Kota
Bukitinggi
5. Partgai Garda Perubahan Indonesia ada
7 yakni di Kabupaten Pesisir
Selatan, Pasaman, Solok Selatamn,
Pasaman Barat, Kota Solok, Sahlunto
dan Bukitinggi.
6. Partai Solidaritas ada 7 yakni di
Kabupaten Tanah Datar, Padang
Pariaman, Dharmasraya, Solok,
Selatan, Kota Solok, Sawahlunto dan
Pariaman.
7. Partai Persatuan Indonesia ada 7
yakni di Kab. Dharmasraya, Kab. Tanah Datar, Kab Solok Selatan, Kab. Padang Pariaman, Kota Sawahlunto dan Kota Solok Kota Pariaman.
8. Partai Ummat ada 3 di Kabupaten
Kepulauan Mentawai, Kota Solok
dan Kab. Dharmasraya.

“Infomasi Parpol yang didiskualifikasi sesuai tingkatannya tersebut, akan diumumkan oleh KPPS kepada pemilih di TPS pada hari pemungutan suara melalui papan pengumuman dan secara lisan,” terangnya.

Sesuai ketentuan pasal 54 PKPU 25 tahun 2023 tentang pungut hitung, jika KPPS menemukan surat suara yang dicoblos pemilih pada kolom parpol yang sudah didiskualifikasi tersebut, maka tanda coblos pada surat suara tersebut dinyatakan tidak sah. (rml)

Komentar