Ketua MPI Sumbar, Defika : KNPI Pimpinan Fadli Amran Jelas Ranjinya

SEPUTARSUMBAR, Padang, — Suksesi kepemimpinan pemuda Sumbar digelar, Senin (8/11/2021) di Truntum Hotel Padang. Musyawarah Daerah Provinsi (Musdaprov) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke XV dibuka oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinnaldi secara virtual dan dihadiri Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajriensyah dan dihadiri Anggota DPR RI Athari Gautri Ardi dan Guspardi Gaus.

Ketua DPD KNPI Sumbar, H. Fadly Amran Datuak Paduko Malano, dalam sambutannya menyampaikan bahwa musdaprov KNPI ini jelas trahnya dan jelas eksistensinya. Apalagi dihadiri oleh seluruh DPC Kabupaten dan Kota Di Sumbar.

“Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi, pada Pak Irwan Prayitno, Pak Mahyeldi dan Pak Wagub Audy yang membuka acara ini secara virtual,” ungkap Fadly dalam musdaprov yang dihadiri perwakilan Danrem 032 Wirabraja, Kajati Sumbar, dan juga dihadiri Walikota Padang Hendri Septa, Bupati Sijunjung dan Wakil Bupati Mentawai, serta tokoh tokoh organisasi kepemudaan di Sumbar.

Dikatakan Fadly yang juga Ketua DPW Gebu Minang Sumbar, ada rentetan panjang panjang persiapan Musdaprov KNPI Sumbar, yang diawali dengan pelaksanaan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah Provinsi (Rapimpurdaprov) KNPI Sumbar di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kemudian sejumlah rangkaian proses hingga terlaksananya musdaprov.

“Jadi, tak perlu diragukan soal legitimasi, karena kita jelas trahnya,” ungkap Fadly yang juga Walikota Padang Panjang.

Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Sumbar, Defika, menyampaikan bahwa 37 OKP yang hadir dalam musdaprov.

“Inilah Musdaprov KNPI yang paling sah secara hukum. Surat dari DPP KNPI hanya satu yakni SK yang dikeluarkan oleh Ketua Umum Noer Fajriensyah. Inilah yang paling sah. Jadi jangan sampai beda persepsi,” tegas Defika.

Dilanjutkan Defika, menjadi Ketua KNPI tidak hanya sebatas SK. Tapi butuh proses dan legitimasi serta harus jelas ranjinya.

“Jadi, kita minta rekan rekan OKP harus paham, bahwa hanya DPD KNPI yang dipimpin Fadly Amran atau penerusnya yang jelas ranjinya dan legitimate. Tidak bisa, tanpa ranji lalu tiba tiba jadi ketua,” kata Defika yang meminta para bupati dan walikota untuk tidak mengakomodir KNPI yang tidak jelas ranjinya.

Musdaprov yang mengangkat tema “Mempertajam kecerdasan, Memperkukuh Kemauan, Memperhalus Perasaan” diawali dengan penayangan video 3 tahun perjalanan DPD KNPI Sumbar yang dinakhodai oleh Fadly Amran dengan Sekretaris Martha Suhendra dan Bendahara Redian Guspardi.

Ketua panitia pelaksana Musdaprov XV KNPI Sumbar Denis Saputra menyampaikan bahwa musdaprov terlaksana sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI.

“Kita berusaha sebaik mungkin, semoga musdaprov pemuda Sumbar ini berjalan dengan baik,” ucap Denis. (ms/ald)