Jembatan Sikabu Ambruk, HM Nurnas: Jangan Salahkan Banjir, Harus Diusut!!!

SEPUTARSUMBAR, Padang — Curah hujan yang tinggi sejak hari Sabtu dan Minggu yang melanda Sumatera Barat, mengakibatkan banjir di Kabupaten Padang Pariaman. Akibat banjir tersebut satu jembatan dilaporkan ambruk.

Ambruknya jembatan mengundang pertanyaan publik, masak sih kan baru dua tahu diresmikan, bahkan di sebut kontruksi jenbatan itu terbaik. Bahkan tokoh warga Lubuk Aluang Sukri Umar pun memvideokab kondisi terkini dari jembatan Sikabu ambruk itu.

Anggota Komisi IV DPRD Sumbar yang juga wakil rakyat dari Dapil Sumbar II (Pariaman – Padang Pariaman) meminta pengusutan mendalam atas ambruknya Jembatan Sikabu itu.

“Jangan salahkan banjir semata penyebab jembatan ambruk itu. Sekalipun karena faktor bencana, tetao saja harus dilakukan pengusutan mendalam terhadap ambruknya jembatan yang baru diresmikan itu,” ujar HM Nurnas, Senin (8/5/2023) di Padang.

Pengusutan mendalam harus dilakukan terutama terhadap pekerjaan konstruksi jembatan itu.

“Masak baru sekitar 2 tahun di bangun bisa ambruk jembatan yang katanya dulu pekerjaan nya berkualitas bagus,” ujar Politisi Senior Partai Demokrat Sumbar itu geleng kepala.

“Karena dari kasat mata posisi roboh nya jembatan itu bukan patah akan tetapi abudmen ujung yang tumbang akibat tergerus air bah kok bisa itu terjadi?,” ujar HM Nurnas.

HM Nurnas mendesak pihak dinas terkait melakukan evaluasi terhadap konstruksi jembatan itu.

“Hasilnya harus disampaikan ke publik apakah betul disebabkan tok oleh bencana banjir atau karena konstruksinya tidak sempurna,” ujar HM Nurnas.

Menurut HM Nurnas bibir sungai dekat abudmen jembatan kan sudah lama juga runtuh yang akibatnya di ujung jembatan diberi tanda agar kendaraan tidak bisa berselisih di jembatan.

“Dari runtuhnya bibir sungai beberapa waktu lalu tidak ada tindakan pengaman sungai. Bisa jadi akibat banjir besar langsung menghantam yang akibat nya abudmen terbongkar, patah. Pertanyaan nya mengapa bisa ujung jembatan itu patah atau lepas seperti di foto viral di media sosial itu. Utk itu sangat perlu dilakukan pengkajian dari Tim Ahli,”ujar HM Nurnas.(adr)

Komentar