Irwan Prayitno For Cawapres Anies Baswedan

SEPUTARSUMBAR, Jakarta — Koalisi Parpol pengusung Capres Anies Baswedan sepertinya mulai siapkan beberapa tokoh bangsa untuk Cawapresnya.

Adalah PKS yang mulai sebut beberapa nama kader terbaik dan sarat prestasi saat menjadi kepala daerah, ada tiga kader terbaik PKS, satu di antaranya adalah Gubernur 2 Periode Sumbar (2010-2020) Prof Dr Irwan Prayitno.

Dikutip dari berita media online di Jakarta hari ini, PKS mengajukan beberapa kader terbaiknya mendampingi Capres Anies Baswedan.

“Ya kita punya kader-kader terbaik untuk mendampingi Pak Anies Baswedan sebagai Cawapres, seperti Ahmad Heryawan dan Prof Irwan Prayitno,”ujar Jubir DPP PKS Cholil dikutip dari berbagai media online terbitan Jakarta, Jumat 23/9-2022.

Ahmad Heriawan adalah kader terbaik PKS yang berpengalaman menjadi pimpinan pemerintahan, terbukti Ahamad Heriawan sukses memimpin Jawa Barat selama 10 tahun.

“Juga ada Prof Irwan Prayitno yang berhasil pimpin Sumatera Barat selama dua periode, atau pak Hidayat Nur Wahid, tokoh nasional yang memimpin MPR RI sudah tiga periode,” ujarnya.

PKS berani ramaikan bursa Cawapres dampingi Anies Baswedan karena saat ini tiga Parpol koalisi, Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS terus menggodok pola koalisi terbaik untuk ditawarkan kepada bangsa dan negara tercinta ini.

“Nanti untuk Cawapres akan ada kajian dari tiga Parpol koalisi. Cawapres itu tak hanya PKS, Demokrat dan Partai Nasdem juga sudah siapkan nama-nama tokoh bangsa untuk dicalonkan sebagai Cawapres dari Anies Baswedan,” ujar Cholil.

Cholil menapik kalau proses koalisi tiga Parpol alot dan bisa saja bubar sebelum bersatu.

“Tidak semuanya saling mengisi dan pikiran kami (tiga Parpol) jelas untuk bangsa dan negara, tidak untuk satu Parpol maupun untuk tiga Parpol saja,”ujarnya.

Cholil juga menghormati Partai Demokrat dan Partai Nasdem juga mengusulkan masing-masing kandidat cawapresnya.

“Tentu kami juga menghormati aspirasi Demokrat yang ajukan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) atau Nasdem yang ajukan Andika Perkasa atau Khofifah (Indar Parawansa),”ujar Cholil dikutip dari berita online terbitan Jakarta hari ini. (adr)