HM Nurnas: Kecam Pembagian Bantuan Korban Terdampak Covid19, Wartawan tidak Diakomodir

Padang,- Pebatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  besok 22 April 2020 sah mulai berlaku di seluruh Sumatera Barat. Sementara itu mulai besok, bantuan kepada masyarakat Terdampak akibat pencegahan dan penanganan Covid19 di Sumbar diberlakukan.

Tapi dari pendataan untuk penerima bantuan itu Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas mengecam adanya diskriminasi terhadap masyarakat penerima bantuan.

DomaiNesia

“Jangan pikir wartawan tidak masyarakat, mereka masyarakat terdampak juga, lebih mulia lagi, wartawan itu adalah pejuang garda terdepan di tengah Covid-19 ini, mestinya harus mendapatkan bantuan sosial juga, Pemprov dalam hal ini Dinas Sosial Sumbar jangan diskriminatif,”ujar HM Nurnas Selasa 21/4 di Padang.

Jangan bicara bagaimana cara mendata wartawan, kata HM Nurnas itu bukan alasan.

“Petugas pendatan di Dinas Sosial tinggal meminta data ke ketua organisasi pers di sini, minta ketua organisasi wartawan mendata anggotanya, siapa wartawan yang harus diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan ini,”ujar HM Nurnas.

Padahal baik Dewan Pers maupun PWI Sumbar dan IWO Sumbar, mengatakan wartawan sebagai garda terdepan penyebar informasi benar dan tidak menyesatkan di tengah wabah coronavirus ini harus dibantu oleh pemerintah.

“Saya melihat ini kebijakan diskriminasi dari Pemprov Sumbar yang abai terjadap kawan-kawan media, selagi masih ada peluang saya harap bantuan dampak penanganan dan pencegahan Covid-19 untuk wartawan diakomodir,”ujar HM Nurnas.

Melihat perlakukan tidak adil itu Anggota Fraksi Partai Demokrat Jefri Masrul memberikan bekal memasuki ramadhan kepada beberapa jurnalis peliput politik di DPRD dan KPU Sumbar.

“Bung Jefri Masrul berikan bekal menjelang ramadhan kepada pers peliput politik, juga untuk membeli masker standar dalam tugas meliput di saat wabah Covid-19 ini,”ujar Koordinator FWP-Sumbar Novrianto Ucok.

Jefri Masrul juga berharap wartaw-‘ untuk tetap menjaga kesehatan dalam meliput berita.

“Saya berharap kawan media mematuhi prosedur peliputan di tengah Covid-19 ini, tetap jaga jarak, hindari kerumunan, gunakan perangkat informasi teknologi untuk mencari berita,”ujar Jefri Masrul. (iko)