Ganjar Pranowo Terkesima atas Program Saga Saja Kota Pariaman

SEPUTARSUMBAR, Semarang — “Kok bisa ya?,bisa kota Pariaman dengan beragam dinamikanya itu melahirkan sebuah program Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja), kuliahkan peserta programnya ke universitas ternama, hebat Pak Walikota Pariaman ini,”itulah keterkesiamaan dan kegagumaman Ganjar Pranowo kepada Kota Pariaman, Sumatra Barat yang disamppaikan langsung kepada Genius Umar bersama Asisten Pemko Pariaman dan Kepala DPKD Pariaman Buyung Lapau dan Staf Ahli Khusus Walikota Febby Dt Bangsi, Selasa 2/5-2024.

Menurut Ganjar Program Saga Saja Pemko Pariaman adalah satu-satunya di seluruh Indonesia, termasuk menempatkan putra putri peserta program ke berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

“Selaku Ketua Pusat KAGAMA (Keluarga Alumni Gajah Mada) saya mendukung peserta Program Saga Saja itu bisa berkuliah di UGM,” ujar Ganjar.

Genius Umar selain Walikota juga merupakan Ketua KAGAMA Sumbar yang mengundang Ganjar Pranowo hadir dan melantik Kagama Sumbar.

“Siap pak Genius, agendakan saja, saya hadir bersama Sekjen untuk melantik Pak Genius dan jajaran kepengurusan KAGAMA Sumbar,” ujar Ganjar Pranowo.

Menurut Genius rombonganya diterima Ganjar Pranowo di Semarang, di tengah kesibukan Ganjar yang pada 21 April 2023 sudah resmi disung PDI Perjuangan sebagai Capres.

“Ternyata seabrek kesibukan Mas Ganjar, untuk KAGAMA yang kami sama almamater, selalu ada ruang waktu spesial, itu saya rasakan kemarin di Semarang,” ujar Genius.

Genius Umar pun mengaku selain sharing soal pembangunan Pariaman dengn Ganjar, ternyata soal Tol Sumbar progresnya mangkrak tak luput dari perhatian Ganjar Pranowo.

“Kok tol tak kelar-kelar di Sumbar pak Genius?, kan rugi Sumbar, karena percepatan akses tidak tercapai, apalagi tol itu program strategis nasional,” ujar Ganjar.

Genius Umar mengakui lambatnya tol selesai tidak lepas dari pola komunikasi antar pemimpin dan pemimpin dengan masyarakatnya.

“Beda di Jateng ini mas, di sini pemimpin getol tol, bahkan ada kepala daerah yang tungguin pengerjaan tol, di daerah saya kalau nggak berpolemik soal lahan tak Sumbar namanya, kunci solusinya tetap pada pemimpin,” ujar Genius Umar

Menurut Genius di Kota Pariaman saat pandemi dan berlanjut hingga saat ini melaksanakan pembangunan jalan non budjter saja bisa.

“Ampuhnya komunikasi pemimpin dengan masyarakat, terbukti, Kota Pariaman membuat jalan dengan pola gotong royong, dengan nol APBD. Ternyata jitu sebagai sebuah inovasi dan mempercepat pembangunan. gotong royong itu jiwa dan karakter bangsa, jika rakyat diikutsertakan pasti mendatangkan kebanggan,” ujar Genius yang bikin Ganjar Pranowo geleng kepala tanda kagum.

“Hebat kalau alumni UGM diamanahkan menjadi pemimpin,” sambung Ganjar tersenyum. (rel/ms)

Komentar