FTI Unand Bantu APD dan Alat Sterilisasi di Puskesmas Bungus

Padang,- Antisipasi penyebaran covid-19, Jurusan Sistem Komputer FTI Unand bantu APD dan  alat sterilisasi di Puskesmas Bungus Teluk Kabung (Bungtekab) Padang.

Dalam rangka mengimplementasikan salah satu Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat, Tim Pengabdian Jurusan Sistem Komputer mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Puskesmas Bungus Teluk Kabung Padang.

DomaiNesia

Kegiatan ini dimulai bulan Februari sampai akhir bulan Mei 2020, dalam 2 tahap yaitu pertama tahap desain dan kedua tahap implementasi.

Ketua Tim pengabdian masyarakat Derisma, MT, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian sekaligus partisipasi aktif dalam membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19.

“Kita memilih Puskesmas karena Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan individu,” ujarnya pada media Rabu (6/5/2020).

Sementara Ratna Aisuwarya, M.Eng selaku Ketua Jurusan Sistem Komputer menambahkan, tugas dan tanggung jawab yang di emban oleh tenaga kesehatan saat ini cukup berat, mereka adalah garda terdepan dalam melawan penyebaran covid-19.

‘Sudah selayaknya kita memberikan dukungan melalui aksi nyata, salah satunya dengan membantu kelengkapan APD dan Alat Sterilisasi,” ujar Ratna

Sedangkan Ketua Prodi, Rahmi Eka Putri, MT bahwa pimpinan universitas dan fakultas mendorong jurusan- jurusan di Universitas Andalas agar melakukan pengabdian masyarakat yang mengarah pada penanggulangan penyebaran Corona Virus Disaese (COVID-19).

Selasa kemarin 5 Mei 2020 alat pengabdian  diserahterimakan oleh Derisma, MT dan Mohammad Hafiz Hersyah, MT kepada kepala puskesmas dr.Fitrianti Adnan bertempat di Puskesmas Bungus Teluk Kabung.

Turut hadir dalam penyerahan Sekretaris Jurusan Sistem Komputer, Dr. Eng. Rian Ferdian, Ketua BAPEM Fakultas Teknologi Informasi, Dodon Yendri, M.Kom, Pengurus Himpunan Mahasiswa Siskom, Lathifah Arief, MT dan Kepala Laboratorium Sinyal Sistem, Nefy Puteri Novani, MT.

Bantuan Set APD sendiri terdiri dari 190 Masker dan 10 Face Shield, selain itu juga diserahkan hasil inovasi dosen dan mahasiswa Jurusan Sistem Komputer FTI Universitas Andalas berupa 1 Tiang Sterilisasi dan 1 Hand Sanitizer Injak.

Dikatakan Derisma, MT, alat yang diserahkan berupa material yang mudah didapatkan, yakni besi, paralon, plastik mika, kain spunbond anti bakteri dan anti air.

Bahan ini memang sangat sederhana, namun sudah mendapatkan rekomendasi dari pakar kesehatan sebab fungsi dan manfaatnya sama  untuk pencegahan corona. Pembuatannya melibatkan masyarakat yang terdampak krisis ekonomi akibat covid-19.

Beberapa keunggulan alat yang diserahkan yaitu tiang sterilisasi yang portable, alat bantu hand sanitizer tidak tersentuh/dipegang tangan, cukup injak paralon di bawah, maka paralon atas akan menekan tutup botol hand sanitizer.

Face Shield cara pakai mudah seperti pakai topi, bahan mika bisa di cuci dan dipakai ulang / disemprot disinfektan lalu dilap.

Masker terbuat dari bahan kain spunbond yang tebal dan nyaman saat di gunakan bahan luar (warna biru) waterproof aman dari cipratan droplet, bahan dalam (warna putih) berfungsi untuk penyaring dari luar, kain ringan tidak berat tidak sulit untuk bernafas, bahan tali gampang digunakan untuk pemakai hijab.

Sementara, mewakili pihak Puskesmas, dr.Fitrianti Adnan mengucapkan terima kasih banyak kepada tim pengabdi atas kontribusi dan kepeduliannya kepada tenaga medis.

dr. Fitriani dikesempatan itu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu meningkatkan kesadaran untuk selalu hidup bersih dan memperhatikan physical distancing. (Rls/Rom)