Fadly Amran: Libatkan Anak Muda dalam Pembangunan Sebagai Kader Pemimpin Masa Depan Sumbar

Padangpanjang,- Jelang pilkada serentak 2020     Ketua KNPI Sumbar Fadly Amran ajak kaum muda diseluruh Sumatera Barat untuk ikut berpartisisipasi dalam membedah visi misi bakal calon pemimpin baik Gubenur maupun bupati serta walikota.

Sumbar membutuhkan pemimpin pendobrak kebuntuan rutinitas, tegas dan kuat, punya visi jauh ke depan serta menutup celah KKN dalam menjalankan roda pemerintahan. Selain itu mesti mendengar aspirasi masyarakat, memperkuat sinergi bersama bupati dan walikota serta membangun sesuai kebutuhan daerah dengan target yang jelas.

DomaiNesia

“Sumbar butuh pemimpin yang tegas, kuat dan punya komitmen mengubah nasib daerah dan masyarakatnya meski itu harus dilakukan dengan cara-cara yang tak populis,” Ketua KNPI Sumbar yang juga Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran dalam pertemuan dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) di Padangpanjang, Rabu (22/1).

Saat ini, kata Fadly, dalam hal adu teknologi, ekonomi dan perdagangan negara kita sudah kalah tertinggal dari negara lain. Maka tugas pemimpin Sumbar ke depan juga harus melibatkan anak muda dalam pembangunan dan menyiapkan dari sekarang anak-anak muda sebagai kader pemimpin masa depan Sumbar.

“Jika itu dilakukan, saya yakin tahun 2045 nanti akan banyak anak-anak muda Sumbar jadi pemimpin di negeri ini dan berkontribusi nyata di pentas nasional. Itu tugas gubernur. Itu harus disiapkan dari sekarang,” tegasnya.

Sebagai pemimpin dari kalangan milenial, dalam kontestasi Pilgub Sumbar ini dia mengajak agar para anak muda jangan sekarang ikut-ikutan saja. Namun, membedah para calon pemimpin sehingga terpilih calon yang mengerti akan kondisi pemuda Sumbar saat ini. “Kita sebagai anak muda wajib membedah calon pemimpin kita. Jangan hanya ikut-ikutan saja sebagai tim sukses atau jadi objek calon. Apalagi anak muda sekarang sudah mulai berpikiran dewasa dan kritis. Mari ikut berkontribusi pada calon yang benar-benar memiliki visi jelas dan tidak berpikir pragmatis serta bersikap semu,” tutup Fadly. (Romelt)

Komentar