Anggota DPD-RI, Buya Muslim M. Yatim Berbagi Kiat Bisnis dengan Pelaku UMKM Di Sawahlunto

SEPUTARSUMBAR, Sawahlunto — Anggota DPD-RI, Buya Muslim M. Yatim melaksanakan kegiatan reses ke Sawahlunto. Dalam kegiatan bersama masyarakat Sikalang, senator yang juga pengusaha herbal itu berbagi sesuatu yang unik. Buya Muslim M. Yatim berbagi rahasia sukses manggoleh (red-berdagang) kepada masyarakat yang rata-rata bergiat di UMKM tersebut.

Reses Buya Muslim M. Yatim bersama masyarakat Sikalang dilaksanakan Selasa (5/12/2023). Pertemuan yang penuh kekeluargaan dilaksanakan di salah satu rumah warga. Kegiatan reses kali ini, secara khusus, Buya Muslim M. Yatim mendorong tumbuhnya UMKM. Karena menurutnya, pelaku UMKM dituntut kreatif dan terus berinovasi dalam melahirkan produk-produk yang bisa diterima pasar.

Menurut Buya Muslim M. Yatim, dengan inovasi, maka nilai suatu produk itu akan semakin meningkat. “Inovasi akan meningkatkan nilai tambah suatu produk yang akan berdampak pula pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Buya Muslim M. Yatim.

Kreativitas dan inovasi menurut Buya Muslim M. Yatim harus disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan zaman. Menurutnya, saat ini trendnya adalah produk ramah lingkungan. Selain itu, produk-produk yang memperkuat karakter dan budaya lokal.

Tak hanya memotivasi masyarakat, Buya Muslim M. Yatim juga mengungkapkan kiat sukses dalam berniaga. Sebagai pendiri dan kini menjadi Komisaris Utama PT HNI HPAI, yaitu perusahaan produk herbal halal terbesar di Indonesia, Buya Muslim M. Yatim menjelaskan bagaimana manggaleh yang baik.

Buya Muslim M. Yatim mencontohkan pada salah satu produk yang dibuat masyarakat, yaitu yang berjualan gorengan dan bakwan. Bakwan bila dijual satuan harganya Rp1 ribu. Kalau dijual 5 biji, maka menghasilkan Rp5 ribu. Bila dikemas dalam kotak, maka bakwan yang lima biji itu menurut Buya Muslim M. Yatim bisa dijual Rp7 ribu perkotak. Jadi, ada penambahan keuntungan yang didapat dengan memperbaiki pengemasan.

Kiat-kiat manggoleh yang disampaikan Buya Muslim M. Yatim disambut antusias oleh masyarakat. Pasalnya, Sawahlunto yang menjadi kota tua warisan dunia memiliki potensi wisata yang sangat besar. Potensi wisata itu bisa menumbuhkan usaha kuliner dan lainnya. Bila usaha itu dikelola dengan baik, hal itu menurut Buya Muslim M. Yatim akan memberikan nilai tambah ekonomi yang sangat besar kepada masyarakat. (zal)

Komentar